Jumat, 25 Desember 2015
Sinopsis London Love Story (2016)
Kamis, 24 Desember 2015
Profil dan Biodata Michelle Ziudith
Nama Lengkap : Michelle Ziudith Wassley
Nama Lain : Ichelle, Ziu, Michelleziu
Lahir : 20 Januari 1995 Medan, Indonesia
Pekerjaan : Aktris, Penyanyi
Tahun Aktif : 2010 - Sekarang
Saudara : M Russell (adik)
Pasangan : Marcell Darwin
OrangTua : Muhammad Ruchiman (Ayah)
Missi Wassley (Ibu)
Agama : Islam
Akun Twitter : Michelleziu
Akun Instagram: Michelleziu
Biografi dan Karir Michelle Ziudith
Michelle Ziudith lahir di Medan, 20 Januari 1995 adalah aktris FTV, Film, dan Sinetron asal Medan. Michelle Ziudith mengawali karirnya lewat ajang Miss Celebrity pada tahun 2010. Sinetron pertama yang dibintanginya adalah Arti Sahabat, berperan sebagai Ajeng palsu bersama Steven William, Nina Zatulini, Cut Meyriska, Yuki Kato, dan Kevin Julio.
Karir Michelle Ziudith mulai bersinar saat dia bermain dalam film Love in Paris dengan berperan sebagai Yasmin bersama Dimas Anggara, Rio Dewantoro, dan Yunita Sinegar. Michelle sempat beberapa kali masuk nominasi penghargaan SCTV Awards, namun tidak terpilih menjadi aktris favorit.
Lepas dari sinetron, Michelle Ziudith membintangi sebuah film layar lebar berjudul "Remember When" pada tahun 2014. Dalam film tersebut, ia beradu akting bersama Maxime Bouttiter dan Stella Cornelia. Sekarang Michelle Ziudith membintangi film Magic Hour pada tahun 2015. Dalam film tersebut, Michelle Ziudith beradu akting bersama Dimas Anggara, Rizky Nazar. Kini Michelle Ziudith mencoba terjun didunia tarik suara dengan meluncurkan single perdananya yang berjudul "Kau dan Aku".
Film yang pernah dibintangi Michelle Ziudith :
- Remember When : Ketika Aku dan Kau Jatuh Cinta (2014)
- Magic Hour (2015)
- Love in London (2016)
- Arti Sahabat (2011)
- Stroberi & Vanila (2011)
- Gol-Gol Fatimah (2011) sebagai Indah
- Love in Paris (2012) sebagai Yasmin
- Love in Paris season 2 (2013) sebagai Yasmin
- Cinta Yang Sama (2013) sebagai Keke
- Diam-Diam Suka : Cinta Lama Bersemi Kembali (2014) sebagai Bunga
- Cantik-Cantik Magic (2014) sebagai Gigi
- Sajadah Cinta Maryam (2015) sebagai Maryam
- Alphabet (2015) sebagai Beta
Single :
- Kau dan Aku (2015)
Jumat, 11 Desember 2015
Sinopsis MAGIC HOUR (2015)
SINOPSIS MAGIC HOUR
MAGIC HOUR merupakan film drama romantis Indonesia yang diadaptasi dari novel berjudul Magic Hour: Let In The Unexpected karya Tisa TS. & Stanley Meulen. Film ini diproduksi olehScreenplay Production dan disutradarai oleh Asep Kusdinar.
MAGIC HOUR akan dibintangi oleh Dimas Anggara, Michelle Ziudith, Rizky Nazar, Maeeva Amin, Meriam Bellina, Anisa Rahma (eks Cherry Belle), dan Surya Saputra.
MAGIC HOUR bercerita tentang kisah cinta Raina (Michelle Ziudith) seorang gadis pengantar bunga dan Dimas (Dimas Anggara) pria kaya yang cuek terhadap wanita di film MAGIC HOUR.
Kehadiran sosok Dimas yang tidak direncanakan bagaikan magic hour, momen penuh keajaiban yang mampu melepas rasa sedih, membuka mata dan menerangi jalan yang ditempuh Raina.
Sayangnya rasa suka yang dirasakan Raina terhadap Dimas, justru membuatnya bimbang, bahkan panik! Karena ada cinta lain yang menantinya sejak kecil, yaitu cinta sahabatnya, Toby (Rizky Nazar). Raina tidak mau kehilangan Toby, tapi dia sadar sudah menyakitinya. Sementara Dimas sendiri bukanlah pria yang tepat untuk Raina. Dimas sudah dijodohkan oleh ibunya dengan Gweny (Nadia Arina), yang tidak lain adalah sahabat Raina. Lagi-lagi cinta Raina harus dibenturkan pada pilihan antara cinta atau persahabatan.
Namun cinta bukanlah cinta jika tidak melalui sebuah ujian. Begitupun cinta Raina dan Dimas. Ketika mereka berjuang menyatukan cinta, semakin banyak tragedi yang memisahkan. Dapatkan Raina dan Dimas memperjuangkan cinta sejati untuk selamanya, ketika keadaan bersikap tidak adil terhadap kehidupan?
Sumber:
http://movie.co.id/
Rabu, 09 Desember 2015
Sejarah Festival Film Indonesia
Festival Film Indonesia (FFI) merupakan ajang penghargaan tertinggi
bagi dunia perfilman di Indonesia. FFI pertama kali diselenggarakan pada
tahun 1955 dan berlanjut pada tahun 1960 dan 1967 (dengan nama Pekan
Apresiasi Film Nasional), sebelum akhirnya mulai diselenggarakan secara
teratur pada tahun 1973.
Mulai penyelenggaraan tahun 1979, sistem Unggulan (Nominasi) mulai
dipergunakan. FFI sempat terhenti pada tahun 1992, dan baru
diselenggarakan kembali tahun 2004. Pada perkembangannya, diberikan juga
penghargaan Piala Vidia untuk film televisi.
Pada tahun 1966 mulai diberikan Piala Citra kepada pemenang
penghargaan. Piala Citra yang dipergunakan hingga FFI 2007 ini merupakan
hasil rancangan dari seniman patung (Alm) Sidharta. Ketika FFI yang
semula diselenggarakan Yayasan Film Indonesia (YFI) diambil alih oleh
pemerintah, tahun 1979, Piala Citra pun disahkan oleh Menteri Penerangan
masa itu, yaitu Ali Murtopo.
Citra sendiri yang berarti ‘bayangan’ atau ‘image’ awalnya adalah
sebuah sajak karya Usmar Ismail. Sajak ini kemudian dijadikan sebagai
karya lagu oleh Cornel Simanjuntak. Berikutnya Usmar Ismail
menjadikannya sebagai sebuah film. Dalam tradisi FFI, Citra kemudian
dijadikan nama piala sebagai simbol supremasi prestasi tertinggi untuk
bidang perfilman.
Sebelumnya ada beberapa nama yang diusulkan untuk Piala ini yaitu:
- Citra (Bayangan Wajah)
- Mayarupa (Bayangan yang Terwujudkan)
- Kumara (Cahaya Badan)
- Wijayandaru (Cahaya Kemenangan)
- Wijacipta (Kreasi Besar)
- Prabangkara (Nama Ahli Sungging Majapahit)
- Mpu Kanwa (Nama Sastrawan Majapahit)
Pada FFI 2008 mulai digunakan Piala Citra bentuk baru. Sejumlah
seniman seni rupa dan seni patung bekerja membuat rancangan Piala Citra
dengan memodifikasi desain Piala Citra yang terwujud selama ini yaitu
Heru S. Sudjarwo, S.Sn (Kordinator), Prof. Drs. Yusuf Affendi MA, Drs.
H. Dan Hisman Kartakusumah, Indros Sungkowo dan Bambang Noorcahyo,
S.Sn.[3] Rancangan baru ini akan menjadi simbol bagi semangat baru
penyelenggaraan FFI.
Mulai FFI 2014, desain Piala Citra dikembalikan ke desain asalnya
dengan sedikit sentuhan dari pematung terkenal Dolorosa Sinaga.
PROFIL JOWO ANWAR
BIOGRAFI
Joko Anwar adalah sutradara film yang lahir di Medan pada 3 Januari
1976. Joko pernah menjadi kritikus film dan penulis lepas untuk harian
The Jakarta Post. Joko masuk di dunia perfilman saat mewawancarai Nia
Dinata untuk korannya, produser dan sutradara perempuan ini sangat
terkesan dan mengajaknya untuk bekerja sama sebagai penulis skenario
film ARISAN (2003) yang akhirnya sukses secara komersil dan mendapat
pujian dari banyak kritikus.
Pada 2007 dia menjadi sutradara dan penulis film "Kala", sebuah allegori
politis tentang Indonesia. "Kala" yang mengukuhkan posisi Joko di
perpetaan film dunia berhasil memberikan Joko beberapa penghargaan,
antara lain Best Film di Berlin Asia Hotshot Film Festival, dan Jury
Prize di New York Asian Film Festival. Selain diputar di lebih dari 30
festival termasuk di London, Brussels, dan Vancouver, "Kala" juga
ditasbihkan sebagai salah satu film terbaik dunia tahun 2007 oleh
majalah film terbesar dan bergengsi Sight & Sound Magazine, Inggris,
yang juga menyebutnya sebagai salah satu filmmaker tercerdas di Asia.
Selain menulis skenario untuk disutradarainya sendiri, Joko Anwar
juga menulis skenario untuk sutradara lain, termasuk film komedi Quickie Express yang memenangkan "Best Film" di Jakarta International Film Festival pada tahun 2008 dan Jakarta Undercover. Dua film tersebut juga sukses secara komersial. Joko juga menulis skenario film Fiksi
yang mendapat pujian dari para kritikus internasional dan memenangkan
banyak penghargaan, antara lain "Film Terbaik" dan "Skenario Terbaik" di
Festival Film Indonesia 2008.
Film Joko Anwar selanjutnya adalah Pintu Terlarang
yang dirilis pada tahun 2009. Film ini adalah sebuah film thriller
psikologis yang juga mendapat pujian dari para kritikus. Kritikus Richard Corliss dari majalah TIME
menulis, "Cerdas sekaligus sakit, film ini bisa jadi kartu panggilan
buat Joko Anwar sebagai sutradara kelas dunia, kalau saja para petinggi
Hollywood menginginkan sesuatu yang lain dari produk mereka yang itu-itu
saja". Dia juga menyebutkan bahwa film ini merupakan "contoh sejauh apa
film bisa dibuat tapi jarang mencoba". Maggie Lee dari The Hollywood Reporter
menulis bahwa film Joko Anwar ini akan "membuat Hitchcock dan Almodovar
bangga", dan menyebutkan bahwa "Joko Anwar memberikan film
horor-suspens yang menakutkan ini dengan serangkaian penghargaan kepada
para pembuat film terkemuka secara menakjubkan". Film ini juga telah masuk dalam seleksi beberapa festival film internasional terkemuka, termasuk di antaranya International Film Festival Rotterdam, New York Asian Film Festival, dan Dead by Dawn. Pintu Terlarang juga memenangkan penghargaan tertinggi sebagai film terbaik di Puchon International Fantastic Film Festival 2009.
PENDIDIKAN
- SMA Negeri 1 Medan,
- Wheeling Park High School, West Virginia, USA,
- Institut Teknologi Bandung, Teknik Penerbangan (1999)
KARIR
- Kritikus film
- Sutradara
- Sineas film
PENGHARGAAN
- 2005 Janji Joni jadi “Best Movie” di MTV Indonesia Movie Award
- 2007 Kala mendapat penghargaan sebagai film terbaik dan Joko sebagai sutradara tercerdas Asia tahun itu dari majalah inggris Sight & Sound.
- 2008 Fiksi menjadi film terbaik dan skenario terbaik FFI 2008
- 2009 Pintu Terlarang mendapatkan penghargaan tertinggi sebagai film terbaik di Puchon International Fantastic Film Festival 2009
- 2011 Modus Anomali memenangkan penghargaan Bucheon Award di ajang Network of Asian Fantastic Films (NAFF)
https://id.wikipedia.org/wiki/Joko_Anwar
http://profil.merdeka.com/indonesia/j/joko-anwar/
Selasa, 17 November 2015
FAKTA-FAKTA TENTANG FILM HAPPY NEW YEAR (2014)
Hai Bollywood mania, bagi kalian pecinta film bollywood (Hindia) pasti sudah tau kan film Happy New Year yang dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris besar seperti Shahrukhkan, Deepika Padukone, Abhisek Bachan. Belum lengkap rasanya kalau kita belum tau fakta-fakta tentang film ini. Nah saya akan berbagi cerita tentang fakta fakta Film Happy New Year.
1. Peran Shahrukh dalam film adalah sebagai ketua yang membimbing pasukannya untuk pencurian besar.
2. Shah Rukhkan Berperan Sebagai Charlie, dan Deepika sebagai pemeran wanita utama berperan sebagai Mohini
3. Ini adalah film bertema pencurian tapi Farah Khan telah membuat sekenario dengan tarian rumit yang melibatkan semua aktor, Deepika Padukone, Shahrukh Khan, Sonu Sood, Boman Irani dan Vivan Shah.
4. Ini juga akan membentuk kompetisi tari tim mana yang menang dalam film. Deepika Padukone akan terlihat sangat sensual dan seksi pada beberapa scene.
5. Raghav Juyal menjadi koreografer salah satu tari dalam film yang hanya menampilkan Shahrukh dan Deepika.
6. Film ini digadang gadang akan mejadi film terlaris bollywood sepanjang masa.
7. Karena film ini sudah sangat ditunggu tunggu, dan menjadi bahan pembicaraan dimana mana, membuat aamir khan menunda peluncuran poster P.K (Aamir & Anushkha) , karena takut akan bertubrukan, dan bahkan bisa mempengaruhi film P.K
8. Film ini kurang sukses dalam peluncuran Trailer di Youtube, karena sampai saat ini hanya mengoleksi 4.269.354 Viewers, Ya cukup sedikit dan mengecewakan, karena sebelum trailer ini dirilis, begitu banyak yang menunggu nunggu.
9. Film ini kalah sama film Bang bang yang dibintangi Hrithik Rosan dalam hal Banyaknya penontong Trailer di Youtube, Karena Baru satu bulan, Trailer Film Bang Bang sudah dilihat sebanyak 13 Juta Lebih
10. Jackie Shroff akan Berperan Sebagai Antagonis
11. Ada penampilan spesial dari beberapa Artis, seperti
-Dino Morea
-Prabhu Deva
-Sarah-Jane Dias
-Malaika Arora Khan
-Anurag Kashyap
-Vishal Dadlani
-Sajid Khan
-Anupam Kher
12. Film Ketiga Kerjasama antara Farah Khan dan Shah Rukh Khan.
13. Awalnya film happy new year dipersiapkan rilis tahun 2007, tapi farah khan menunda nya, dan membuat film Om Shanti Om terlebih dahulu.
14. Salah satu lokasi syuting yang paling menawan yaitu di Pulau Palm. Kepulauan buatan yang ada di Dubai.
15. Lirik lagu Nonsen Ki Night oleh Farah Khan
Trailer Film Happy New Year :
sumber :
http://coffeewithsrk.blogspot.co.id/2014/11/15-fakta-film-happy-new-year-2014.html
http://teyaniz.faa.im/fakta-fakta-tentang-film-happy-new-year.xhtml
Sabtu, 14 November 2015
Sinopsis Film PIKU (2015)
Sinopsis Film Piku – Piku adalah film comedy, drama terbaru Bollywood India yang disutradarai oleh Shoojit Sircar dan ditulis oleh Juhi Chaturvedi. Dibintangi oleh Deepika Padukone, Irrfan Khan dan Amitabh Bachchan. Cerita film ini berkisah tentang dinamika hubungan ayah dengan seorang putrinya. Rencananya film piku akan tayang di Bioskop Indonesia pada 8 Mei 2015.
Piku (Deepika Padukone) adalah seorang wanita yang bekerja di New Delhi. Ia sangat peduli terhadap keluarga, setelah kepergian sang ibu, ia harus mengurus Baba (Amitabh Bachchan), sang ayah. Baba seorang pensiunan yang mulai sakit-sakitan, ia juga pikun terhadap masalah umur, Piku berjuang keras untuk menyembuhkan Baba tapi selalu gagal, ia ingin mencoba melakukan pengobatan di kota lain.
Untuk pergi kesana, Piku menyewa mobil dan seorang supir bernama Rana (Irrfan Khan), meski bukan merupakan anggota dari keluarga Piku, tapi ia harus terjebak dalam drama keluarga Piku. Kehadiran Rana juga membuat berbagai hal di keluarga tersebut menjadi lebih baik dan menyenangkan.
Langganan:
Postingan (Atom)









